media online ukuran baru
Ads Bangka Selatan
Ads Bangka Tengah
Ads Bangka Barat
previous arrow
next arrow
300 DAPIL 1 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 3 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 2 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 4 500X300_2 PCS LOBANG SAJA
previous arrow
next arrow

Menunggu Perbaikan Nasib Guru Honor Flores Timur 

KOPPINEWS.ID,Jakarta_Guru dan perawat adalah dua profesi yang menurut banyak kalangan over loader terutama di Kabupaten Flores Timur. Kedua profesi penting ini ditengarai belum memiliki nasib yang belum berpihak kepada mereka.

Diketahui saat ini, profesi guru honor di Flores Timur rata rata menerima gaji bekisaran Rp 350.000 per bulan.Itupun ada wadah Persatuan Orangtua Murid ( POM).Jika tidak ada, maka guru honor harus nunggu gaji sampai 3 (Tiga) bulan lamanya.Kondisi ini terasa berat sekali punya misal tanggungan, apalagi sudah berkeluarga punya anak tentu berat bagi mereka.

Sehubungan nasib guru ini, sempat mengemuka dalam suatu diskusi terbatas di sekretariat Angkatan Muda Adonara (AMA) Jakarta. Pendiri Ama Jakarta, Hendrikus Hali Atagoran mengungkapkan hal tersebut dalam suatu kesempatan diskusi terbatas belum lama ini di Jakarta.

Mesti begitu, dengan kondisi negara situasi seperti ini,guru hanya pasrah memilih tugas sebagai jalan pengabdian.
Namun guru tetap bersabar sampai menunggu honor di rapel sampai 3 bulan.

Baca juga  Pj Gubernur Ridwan: Guru adalah Agen Perubahan

Pengabdian guru sekolah selayaknya harus di beri penghargaan dan apresiasi setinggi tingginya,dalam membentuk dan mencerdaskan anak_anak yang ada di kampung halaman “Lewotana “Flores Timur.

Anggota DPRD Fraksi Gerendra Flores Timur Muhudin Demon Sabon,SH saat di hubungi dari Jakarta menjelaskan Jumlah guru Honor Tingkat SD, SMP,SMA/SMK mencapai 1.381orang. Ia mengakui nasib mereka memang masih sangat memprihatinkan karena belum diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN),Sabtu ( 30/01/21).

Sebagai anggota DPR terus mendorong berupaya agar guru honorer yang ada di Flores Timur mendapatkan gaji yang layak sesuai honor daerah.Sedangkan secara kelembagaan Muhidin telah menyurati pemerintah dalam ini Presiden RI dan anggota DPR RI untuk dapat memberikan perhatian terhadap guru-guru sehingga dapat ditingkatkan menjadi ASN.

“Hal ini kita sudah melakukan dengan mengirim surat kepada pemerintah pusat,’’ kata Demon Sabon.

Sementara itu, ia juga menyambut baik terpilihnya Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur, Maksimus Masan Kian bebarapa waktu lalu. Dengan kepengurusan organisasi ini dapat memberikan kontribusi terhadap dunai pendidikan Flores Timur pada umumnya.

Baca juga  Gubernur Erzaldi: Pentingnya Peran Pengawas Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan

Seperti yang diwartakan di laman facebook milik ketua PGRI Flotim (Flores Timur) salah satu program yang mendesak di sana adalah memberikan perhatian khusus terhadap guru honor di wilayah itu sehingga mereka dapat meningkatkan profesionalitas kerja guru sebagai abdi negara, sebab saat yang bersamaan akan dilakukan rekrumen guru Pegawai pemerintah Perjanjian kerja (PPPK) yang menurut rencana akan dilakukan dalam tahun 2021, termasuk tenaga guru honorer kategori 2 yang terfadftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

‘’Kita semua berharap usaha ini bisa mendapat tanggapan pemerintah. Jadi bukan hanya guru honor di Flores Timur saja tetapi guru honor yang ada di seluruh pesolosok tanah air yang mengabdikan dirinya dalam dunia pendidikan demi mencerdaskan anak-anak,’’ tandas Muhidin Demon.

Penulis : Konradus R. Mangu.
Editor : HR

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *