media online ukuran baru
Ads Bangka Selatan
Ads Bangka Tengah
Ads Bangka Barat
previous arrow
next arrow
300 DAPIL 1 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 3 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 2 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 4 500X300_2 PCS LOBANG SAJA
previous arrow
next arrow

Aldi, bocah kelas 4 SD asal Kabupaten Subang, Jawa Barat berjualan cilok di Gedung DPR RI.

KOPPINEWS.ID, Purwakarta – Aldi, bocah kelas 4 SD asal Kabupaten Subang, Jawa Barat berjualan cilok di Gedung DPR RI.

Dagangannya laris manis diborong sejumlah pejabat, mulai Dirut Bulog Budi Waseso, Sekjen Kementerian Pertanian Momon Rusmono hingga anggota Komisi IV Endang Setyawati Thohari.

Aldi rupanya tidak sendiri datang ke Gedung DPR. Dia diajak Wakil Ketua Komisi IV Dedi Mulyadi.

Video Aldi berjualan cilok di gedung DPR RI pun viral setelah diunggah Dedi Mulyadi di media sosial miliknya.

Pertemuan Dedi dengan Aldi terjadi beberapa hari yang lalu. Saat itu, Dedi mendapati Aldi sedang menenteng barang dagangannya di daerah Cikopo, Purwakarta.

“Saat itu jam 6 pagi, dia (Aldi) sudah jualan,” kata Dedi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (17/3/2021).

Dedi kemudian menghampiri Aldi. Dedi kemudian menanyakan tempat tinggal bocah tersebut.

Saat itu, Dedi cukup terkejut karena Aldi berasal dari Subang. Jarak Purwakarta ke Subang sekitar 57 kilometer.

Baca juga  Gubernur Erzaldi Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

“Rumahnya di Kota Subang,” kata Dedi.

Pada pagi buta, Aldi sudah berangkat dari rumah untuk berjualan di daerah Cikopo. Dari Subang, Aldi menaiki bus dengan tarif Rp 10.000 sekali jalan.

“Luar biasa,” kata Dedi.

Dedi sempat bertanya alasan bocah tersebut sampai jauh-jauh berjualan cilok dari Subang ke Purwakarta. Jawaban Aldi sungguh tidak terduga.

Bocah tersebut berjualan cilok agar dapat mengumpulkan uang untuk membeli ponsel untuk kakaknya agar bisa belajar daring.

“Dia jualan untuk beli HP untuk kakaknya. Luar biasa,” ucap Dedi.

Dedi yang kian penasaran kemudian mendatangi rumah Aldi di Subang.

Dia langsung menemui ibunda Aldi untuk mengkroscek apakah benar yang dikatakan Aldi ihwal mengumpulkan uang untuk membeli HP kakaknya.

Ternyata bocah tersebut berkata benar. Bahkan Aldi sudah berjualan sejak kelas 1 SD.

“Dia sudah membantu orangtua sejak kelas 1 SD,” jelas Dedi.

Baca juga  Kepulauan Babel Provinsi Layak Anak (KLA) 2022

Ayah Aldi hanya seorang penggali kuburan di Subang. Sementara ibunya dalam kondisi sakit.

“Kaki ibunya bengkak, hampir enggak bisa jalan,” ucap Dedi.

Singkat kata, pada Senin (14/3/2021), Dedi mengajak Aldi ke Jakarta. Bocah tersebut diajak Dedi berjualan di gedung DPR RI.

Saat jualan di gedung DPR, Dedi berinisiatif untuk mengemas cilok yang dijual Aldi dengan daun pisang. Ternyata, kata dia, tampilan cilok yang dibungkus jauh lebih bagus.

“Ramah lingkungan juga, kan tidak dibungkus plastik,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Dedi sekaligus memberi spirit dan membangun rasa percaya diri Aldi. Kemampuan berkomunikasi dan kecerdasan Aldi dalam menghitung sudah baik.

“Tinggal dibangun rasa kepercayaan dirinya. Makanya saya ajak ke gedung DPR. Ciloknya diborong Pak Budi Waseso, Pak Momon dan Bu Endang,” ujar Dedi.

Sumber : KOMPAS. com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *