media online ukuran baru
Ads Bangka Selatan
Ads Bangka Tengah
Ads Bangka Barat
previous arrow
next arrow
300 DAPIL 1 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 3 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 2 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 4 500X300_2 PCS LOBANG SAJA
previous arrow
next arrow

Alur DAS Desa Benteng (Bangka Tengah) Jadi Sasaran Pelaku Usaha Tambang Timah Ilegal

KOPPINEWS.ID,Bateng_ Kegiatan Tambang Timah Ilegal yang ada di kawasan alur Daerah Aliran Sungai (DAS ) di Desa Benteng RT 01 Kacamatan Pangkalanbaru Kabupaten Bangka Tengah ( Bateng) Propinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut menjadi sasaran usaha Tambang Ilegal, hal ini mendapat tanggapan serius oleh warga sekitarnya, Pasalnya kegiatan tersebut berdampak dan mengancam kelangsungan hidup dalam bercocok tanam warga.

Seperti diungkap oleh salah satu warga yang tidak mau dipublikasikan namanya bahwa, kegiatan tambang ilegal yang ada  di alur sungai Benteng ini, menurutnya benar benar sangat mengganggu terutama airnya menjadi keruh sekali.

Baca juga  Hadiri Musrenbang RKPD Kecamatan Gabek, Syahrial : Pemkot Berupaya Akomodir Kebutuhan Masyarakat

” Saya benar benar merasa terganggu adanya aktivitas ini dan air biasanya jernih kini menjadi keruh tidak bisa di pakai untuk menyiram tanaman ini ,” ungkapnya, kepada awak Media Kamis (05/08/21).

Ia juga mengaku kegiatan ini di duga kuat ada oknum yang bermain dan membackupnya.

Terpisah, saat dikonfirmasi via telpon selular, Aming Cerai yang salah satu koordinator lapangan sekaligus pembeli Timah Ilegal tersebut mengaku bahwa kegiatan tambang timah tersebut, ada yang membackupnya sebutnya dengan singkat.

Baca juga  Penerapan PPKM di Kota Pangkalpinang Babel dianggap Masih Tebang Pilih

Selain itu, awak media mencoba mengkonfirmasi warga sekitar,menurutnya tempat tersebut memang banyak lobang galian di tengah aliran sungai tersebut, sehingga nampak kumuh dan airnya sangat kotor sekali.

Namun, setelah berita ini diturunkan belum ada pihak_ pihak yang bertanggung jawab atas kegiatan Tambang Ilegal tersebut.
Dan seharusnya perlu mendapat perhatian serius oleh pemerhati lingkungan (red) dan Pemkab Bateng.

Penulis : Kristianus
Editor : Hary

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *