media online ukuran baru
Ads Bangka Selatan
Ads Bangka Tengah
Ads Bangka Barat
previous arrow
next arrow
300 DAPIL 1 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 3 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 2 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 4 500X300_2 PCS LOBANG SAJA
previous arrow
next arrow

Masih Misteri, Bangunan IPLT, Jadi Sorotan

KOPPINEWS.ID, Bangka Selatan – Saat ini Instalasi Pengolahan limbah Tinja (IPLT) di Tempat Pengolahan Akhir (TPA) yang ada di Jalan Gunung Namak Toboali dalam pembebasan Lahan pembangunan tersebut kini menjadi sorotan .

Pasalnya, kegiatan pembagunan limbah tersebut belum dioptimalkan dan digunakan bahkan seoalah terkesan pembiaran, saat awak media lakukan investigasi langsung ke lapangan tempat dimana proyek tersebut dibangun , Kamis ,28/7/22

Terpantau oleh awak media , akses jalan untuk menuju ke lokasi bangunan tersebut belum ada pengaspalan, pastinya jalan tersebut sulit untuk di lampaui oleh kendaraan roda dua dan roda empat.

Di sekitar area bangunan tumbuhan rumput ilalang sudah mulai nampak tinggi terkesan tidak di rawat , Ada tiga ruangan yang sepertinya untuk di jadikan ruang kantor atau gudang ,di sekitar area tersebut juga tersedia dua galian sumur yang sama sekali tidak tersedia alat untuk pemompaan air dari sumur dan juga terdapat kolam yang pungsinya belum di ketahui apa gunanya kolam tersebut .

Pernah di beritakan pada beberapa hari kemarin Mengenai pembebasan lahan tersebut diduga, Ansory seolah-olah tidak mengetahuinya dan menuding kepada Kabid Tata Ruang. Sedangkan Kabid Tata Ruang saat ini telah pindah ke PTSP dan pada saat ini Kabid tata ruang di dinas PU Bangka Selatan dalam keadaan jabatan kosong .

Terkait hal ini Awak media ingin meminta konfirmasi langsung ke Ansory selaku kepala dinas PU , namun Ansory menganjurkan untuk menanyakan prihal ini ke Pak Gatot Wibowo mantan KADIS Lingkungan Hidup (LH) , di konfirmasi lewat pesan singkat via WhatsApp Rabu 27/7/22

Melalui pesan singkat via WhatsApp Rabu 27/722 Gatot mengatakan , Pembangunan IPLT menggunakan dana Pusat/APBN melalui Satker di BPPW…termasuk PPK tuk pengadaan.lahan sebagai RC sudah selesai ( berserifikat ) di kawasan APL

“Sambungnya ,Diutamakan lokasi IPLT memang jauh dr pemukiman..terkait jaringan listrik waktu itu komitmennya sepaket dengan TPA akan di sambungkan jika sudah dibangun….pada saat pandemi terjadi refokusing…tuk operasioanalisasi nya perlu pelatihan atau pendampingan SDM pelaksananya dari Balai

“Saat di tanya oleh awak media kepada Gatot mengenai berapa jumlah anggaran dan kapan bisa di optimalkan, Gatot mengatakan ,Jumlah pastinya lupa.Son…diatas 1M..tuk optimalisasi pastinya setelah tersedia jaringan listrik dan SDM pengelolanya…

“Untuk penggunaan anggaran nya (PA) beliau enggan memberikan informasi langsung namun beliau menganjurkan tanyakan ke Balai .biar tidak bias beliau juga menganjurkan untuk mengecek langsung ke tata ruang P. Hermawan , tutupnya .

Hingga berita ini diterbitkan awak Media akan menulusuri lebih lanjut termasuk siapa pengguna anggaran dan seberapa luas lahan yang telah di bebaskan. Padahal pembangunan tersebut telah diresmikan akhir tahun 2021 lalu( Red)

Editor : Feren.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *