media online ukuran baru
Ads Bangka Selatan
Ads Bangka Tengah
Ads Bangka Barat
previous arrow
next arrow
300 DAPIL 1 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 3 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 2 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 4 500X300_2 PCS LOBANG SAJA
previous arrow
next arrow

Anak Berjuang Untuk Sang Ibu, Listrik Menjadi Beban Berat Mereka

KOPPINEWS.ID,Bangka Selatan- Bram (34) salah satu anak dari ibu Yana (65) Warga Rawa Bangun Kelurahan Toboali kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan, meminta kepada Pihak Pemerintah dan Pihak PLN agar org tuanya mendapatkan bantuan tarif Listrik bersubsidi, bahkan ia juga sempat mengajukan proposal kepada pihak Terkait tetapi hasilnya nihil.

“Saya sudah mengajukan proposal permohonan bantuan bantuan listrik bersubsidi dengan mengetahui tingkat RT/RW kekantor kelurahan, kecamatan, bahkan Ke kantor PLN untuk rumah orang tua kami Ibu Yana ini, namun jawaban dari pihak PLN sendiri tidak bisa dengan alasan bahwa rumah orang tua kami sudah berbentuk fisik bangunan permanen, sedangkan bangunan rumah orang tua kami itu mendapatkan bantuan dari PT Timah, tbk,” Kata Bram.

Baca juga  Pj Gubernur: Hilirasi Timah Tingkatkan Nilai Tambah

Lanjut, ia juga mengatakan bahwa pada saat pemasangan listrik baru emang atas nama saya anaknya, maka ia ber asumsi untuk merubah nama dari nama dia menjadi nama orang tuanya biar bisa mendapatkan listrik bersubsidi, namun hal itu masih tetap di tolak dari pihak PLN.

“Sebelumnya emang benar itu atas nama saya, jadi saya berasumsi untuk merubah dari nama saya menjadi nama orang tua saya tapi lagi-lagi Jawaban dari pihak PLN meskipun di rubah namanya tetap tidak akan merubah Tarif/TDLnya karena itu sudah menjadi keputusan PLN pusat,” Pungkas Bram.

Lanjut Bram lagi, hal itu saya pun bertanya kepada pihak PLN, listrik subsidi itu sebenarnya di peruntukan untuk siapa, untuk golongan yang mampu atau kurang mampu.

Baca juga  34 PERSONEL POLRES PANGKALPINANG NAIK PANGKAT DI HARI BHAYANGKARA KE 76

“Kerena kami merasa orang tua kami ini memang berhak untuk mendapatkan Listrik Bersubsidi tersebut, kami hanya ingin berjuang apa yang menjadi Hak orang tua kami,” Ungkap Bram.

Lanjut Bram lagi, Saya sudah mangajukan bantuan dari tanggal 14 September 2019 sampai sekarang, bahkan bukti surat yang saya ajukan masih saya simpan sebagai acuan bahwa saya sudah pernah berjuang meskipun tidak mendapatkan hasil yang baik,” Ungkap Bram.

Lanjut Bram lagi, saya berharap kepada pihak Terkait atau pemerintah kabupaten bangka selatan untuk bisa membantu dan memperjuangkan hak orang tua kami agar orang tua kami bisa mendapatkan bantuan listrik bersubsidi ini. Tutup Bram

Tim




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *