Ads Bangka Selatan
Ads Bangka Tengah
Ads Bangka Barat
DPRD BASEL IDUL FITRI
4 x 1 m EVENT
WhatsApp Image 2023-11-20 at 18.49.23_352a8d70
WhatsApp Image 2023-11-20 at 18.49.09_f17109c0
WhatsApp Image 2024-02-07 at 19.33.04_8501907b
media online idul fitri
previous arrow
next arrow
300 DAPIL 1 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 3 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 2 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 4 500X300_2 PCS LOBANG SAJA
WhatsApp Image 2023-02-14 at 4.48.10 PM
UHC Award
hari lahir pancasila sosmed
IMG-20230720-WA0000
replicate-prediction-u4rj4ybbg4eyshothuoxormnxq
IMG-20230917-WA0005
WhatsApp Image 2023-11-20 at 18.49.23_352a8d70
WhatsApp Image 2023-11-20 at 18.49.24_754015ff
IG KORPRI 2023
WhatsApp Image 2024-02-07 at 19.33.04_958be2e3
xr:d:DAF-4xttWGo:71,j:1941474905019999148,t:24040103
previous arrow
next arrow

Tangkal Hoax, Generasi Z Diajak Lakukan Konfirmasi Digital

KOPPINEWS.ID,Pangkalpinang- Fenomena hoax tak ayal seringkali menyebabkan disintegrasi bangsa. Untuk itu, kecakapan digital menjadi sangat penting khususnya bagi generasi muda untuk menangkal hoax. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Kep. Babel, Sudarman saat memberi sambutan sekaligus memotivasi siswa siswi SMA/SMK sederajat pada pembukaan Kegiatan “Lawan Hoax dengan Konfirmasi Digital untuk Generasi Z” yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kep. Babel di Kantor Sekretariat PWI, Kamis (27/10/2022).

“Memasuki masa bonus demografi, di mana jumlah usia produktif akan lebih banyak. Generasi ini tentunya dinilai rentan terpengaruh oleh berita bohong atau hoax. Karenanya saya mengucapkan terimakasih dan mengapresisi komitmen PWI Prov. Kep.Babel dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Kegiatan ini untuk menjaga agar kaum muda cakap menggunakan teknologi digital untuk hal bermanfaat serta mampu menangkal bahaya penyalah gunaannya,” ujarnya.

Penyebaran informasi hoax di Indonesia ini dikatakannya jumlahnya sangat tinggi. Kemajuan teknologi yang kita harapkan membawa dampak positif dan menjawab kebutuhan masyarakat informasi namun seringkali membuka ruang yang luas bagi kehadiran hoax.

Baca juga  Bangka Tengah Diserbu Ratusan Pecinta Offroad dan Trail Community

“Karenanya kami berharap adek-adek untuk tidak mudah terprovokasi dengan berita-berita hoax tersebut. Ketahui tata cara konfirmasi digital untuk mengetahui kebenaran suatu berita, “ujar Kadiskominfo Kep. Babel.

Sementara, Fakhruddin Halim selaku Sekretaris PWI Kep.Babel mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program kerja PWI Kep. Babel untuk memberantas penyebaran hoax di masyarakat, khususnya di kalangan generasi Z.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan bahwa dampak penyebaran hoax ini tidak hanya merugikan diri sendiri namun berdampak pada masyarakat luas.

“Secara hukum penyebaran berita hoax dapat dijerat dengan UU ITE, dan secara pribadi kita ikut berpartisipasi memimbulkan kegaduhan di masyarakat. Adek-adek adalah orang-orang hebat, secara penguasaan teknologi kalian jauh lebih baik dari kami. Terkadang karena ketidaktahuan, banyak masyarakat kita yang terjerat UU ITE ini,” ujarnya.

“Tidak saja kita melek terhadap teknologi, tapi juga melek etikanya. Kita bisa memastikan apa yang kita _share_ suatu hal yang baik bagi masyarakat dan keluarga kita. Minimal orang terdekat kita paham mana berita hoax mana yang tidak,” pungkasnya.

Baca juga  Kasdim 0431/Bangka Barat Mayor CHB Nawawi hadiri Kegiatan Operasi Pasar dan Subsidi

Kegiatan ini dikatakannya akan terus berlanjut, pihaknya akan mengadakan sosialisasi dan bimbingan ke sekolah-sekolah di Kep. Babel.

Tatang, dari Divisi Humas Polda Kep. Babel juga tidak ketinggalan memberi arahan. Dirinya mengungkapkan keberadaan hoax ini sudah ada sejak lama yang memicu banyak pertikaian, bahkan menyebabkan peperangan.

“Namun, saya berpesan jangan sampai adek-adek takut memberikan informasi sejauh informasi tersebut sudah terverifikasi kebenarannya. Jangan sampai karena ketidaktahuan kita maupun orang-orang sekitar, kita terjerat hukum pidana,” lanjutnya.

Untuk itu, dirinya berharap peserta yang hadir dapat memahami dan menjadi pelopor pemberantas hoax.

Pada kesempatan ini, dilakukan juga pengucapan Deklarasi Anti Hoax oleh seluruh peserta sekaligus sebagai penetapan peserta sebagai Pelopor Pelajar Anti Hoax Kep. Babel.(Red\Diskominfo).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *