Ads Bangka Selatan
Ads Bangka Tengah
Ads Bangka Barat
DPRD BASEL IDUL FITRI
4 x 1 m EVENT
WhatsApp Image 2023-11-20 at 18.49.23_352a8d70
WhatsApp Image 2023-11-20 at 18.49.09_f17109c0
WhatsApp Image 2024-02-07 at 19.33.04_8501907b
media online idul fitri
IMG-20240711-WA0020
previous arrow
next arrow
300 DAPIL 1 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 3 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 2 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 4 500X300_2 PCS LOBANG SAJA
WhatsApp Image 2023-02-14 at 4.48.10 PM
UHC Award
hari lahir pancasila sosmed
IMG-20230720-WA0000
replicate-prediction-u4rj4ybbg4eyshothuoxormnxq
IMG-20230917-WA0005
WhatsApp Image 2023-11-20 at 18.49.23_352a8d70
WhatsApp Image 2023-11-20 at 18.49.24_754015ff
IG KORPRI 2023
WhatsApp Image 2024-02-07 at 19.33.04_958be2e3
xr:d:DAF-4xttWGo:71,j:1941474905019999148,t:24040103
previous arrow
next arrow

Maling Mesin Milik PT.Cakra Berhasil Diamankan

KOPPINEWS.ID,Tempilang- Polsek Tempilang berhasil mengamankan komplotan pelaku pencuri mesin diesel mini milik PT. Cakra yang beraktifitas melakukan pekerjaan

proyek Perbaikan jalan di desa Air Lintang Kec. Tempilang Kab. Bangka Barat. Kapolsek Tempilang bersama unit Reskrim telah berhasil menangkap pelaku pencurian mesin diesel mini yang di curi itu. Telah terjadi tindak pidana “Pencurian” sebagaimana dimaksud dalam Pasal 362 ayat (1) KUHPidana.

Atas seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Catur Prasetiyo SIK Kapolsek Tempilang Iptu A. Mukhlis SH, SE menerangkan bahwasanya selama mereka mengerjakan proyek perbaikan jalan di desa Air Lintang tersebut sudah tiga kali ini mengalami kehilangan mesin diesel mini. Untuk kali ini terkait adanya kejadian pencurian tersebut, Varid Verial Als Varid selaku mandor dari proyek perbaikan jalan desa Air Lintang melaporkan kejadiannya ke SPK Polsek Tempilang, berdasarkan laporan tersebut Kapolsek Tempilang bergerak cepat melakukan atensi dan langkah – langkah penyelidikan terhadap siapa pelaku pencurian tersebut.

Bermula pada saat pekerja PT. CAKRA yang bernama Muh Nadlir hendak memulai pekerjaan pada hari Jumat tanggal 14 Oktober 2022 sekitar pkl 07.00 wib, ingin menghidupkan mesin diesel mini pada Molen, Muh Nadlir terkejut ketika melihat mesin diesel mini pada molen yang ternyata mesin tersebut sudah tidak ada lagi selanjutnya Muh Nadlir menghubungi Varid selaku Mandor/Pengawas PT. CAKRA pada proyek tersebut untuk memberitahukan bahwa mesin diasel mini pada molen telah hilang.

Baca juga  IBU RT NEKAT MENCURI EMAS, DIJEMPUT POLISI.

Dari olah TKP dilapangan cara pelaku mengambil mesin diasel mini pada molen tersebut dengan cara membuka baut-baut yang menempel pada mesin diesel mini itu dengan menggunakan kunci pas, dimana molen dan mesinnya terletak di tengah jalan proyek dan tidak di jaga oleh pekerja.

Akibat kejadian tersebut PT. CAKRA mengalami Kerugian sebesar Rp. 3.700.000,-( Tiga Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah). Selanjutnya Peristiwa tersebut dilaporkan oleh Varid ke SPK Polsek Tempilang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sesuai arahan Kapolres Bangka Barat AKBP Catur Prasetiyo SIK, selanjutnya Kapolsek Tempilang Iptu A. Mukhlis SH SE memberifing Unit Reskrim Polsek Tempilang agar segera mengungkap kasus pencurian tersebut.

Baca juga  Tim Satgas Gabungan Polda Babel Berhasil Amankan 8,873 Ton Balok Timah Ilegal

Kanit Reskrim Polsek Tempilang Bripka Jhon Frengki, SH dalam penyelidikannya setelah mendapatkan arahan dari Kapolsek Tempilang memperoleh informasi dari masyarakat diketahui adanya indikasi yang mencurigakan terkait hilangnya mesin diesel milik PT. Cakra tersebut, tak ayal hasil penyelidikan membuahkan hasil dan pelaku pencurian akhirnya dapat terungkap.

Pantauan awak media dilapangan, dari pengembangan informasi yang didapat Kanit Reskrim Polsek Tempilang Bripka Jhon Frengki, SH bersama anggotanya mendatangi orang – orang yang dicurigai di rumahnya masing – masing. tanpa perlawanan yang berarti kemudian para pelaku pencurian tersebut dapat di amankan oleh unit Reskrim Polsek Tempilang.

Adapun komplotan pelaku pencurian tersebut berjumlah sebanyak 4 orang yang semuanya warga kecamatan Tempilang dengan inisial Gs, Ai, Dk, Sm. Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa komplotan pencuri ini merupakan pelaku penyakit masyarakat “PEKAT” kambuhan yang kerap meresahkan masyarakat kecamatan Tempilang.

Kapolsek Tempilang menghimbau kepada masyarakat kecamatan Tempilang agar tidak ragu untuk melaporkan permasalahan yang terjadi dengan nomor pelayanan Polsek Tempilang WA : 0821-7700-3688, terang Mukhlis.(Red\Humas).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *