Ads Bangka Selatan
Ads Bangka Tengah
Ads Bangka Barat
DPRD BASEL IDUL FITRI
4 x 1 m EVENT
WhatsApp Image 2023-11-20 at 18.49.23_352a8d70
WhatsApp Image 2023-11-20 at 18.49.09_f17109c0
WhatsApp Image 2024-02-07 at 19.33.04_8501907b
media online idul fitri
previous arrow
next arrow
300 DAPIL 1 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 3 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 2 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 4 500X300_2 PCS LOBANG SAJA
WhatsApp Image 2023-02-14 at 4.48.10 PM
UHC Award
hari lahir pancasila sosmed
IMG-20230720-WA0000
replicate-prediction-u4rj4ybbg4eyshothuoxormnxq
IMG-20230917-WA0005
WhatsApp Image 2023-11-20 at 18.49.23_352a8d70
WhatsApp Image 2023-11-20 at 18.49.24_754015ff
IG KORPRI 2023
WhatsApp Image 2024-02-07 at 19.33.04_958be2e3
xr:d:DAF-4xttWGo:71,j:1941474905019999148,t:24040103
previous arrow
next arrow

Peresmian Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) TPA Parit Enam

KOPPINEWS.ID,Pangkalpinang- Pemerintah Kota Pangkalpinang dan PT. PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung bekerja sama dalam pengelolaan sampah di Kota Pangkalpinang. Kerja sama ini diwujudkan dalam launching Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) TPA Parit Enam untuk cofiring PLTU Air Anyir.

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) sangat mengapresiasi PLN yang memberikan program pengelolaan sampah sehingga masalah persampahan ini dapat berangsur diatasi. Bahkan dia menyebut, PLN membantu kerja sama ini tanpa meminta dana APBD pemerintah kota.

“Kami beribu terima kasih. Dukungan kami akan menjamin keberlangsungan proyek ini sampai lanjut dengan jumlah sampah yang dikelola lebih besar sehingga sampah di Pangkalpinang dapat tertanggulangi dengan BBPJ plant ini,” tutur Molen, Selasa (20/12/2022).

Baca juga  Polres Pangkalpinang Sosialisasikan Aplikasi Peduli Lindungi

Dia berujar, permasalahan sampah di Kota Pangkalpinang sudah terjadi sejak lama. Hari ini satu solusi nyata telah dilakukan. Sementara, pengelolaan sampah dengan BBJP ini kapasitasnya 1,4 sampai dengan 3 ton, selanjutnya pihaknya akan mencari alternatif lain untuk pengelolaan sampah. Entah itu melalui pihak ketiga ataupun pengelolaan dari tingkat RT/RW dulu. Menurut Molen BBJP merupakan salah satu solusi yang diberikan, karena pembangunan TPA Regional belum diketahui kepastiannya. Begitu pun dengan Pangkalpinang yang tidak mungkin membangun TPA baru di kota lantaran memiliki syarat minimal 10 kilometer dari pemukiman warga.

“Sampah ini berpengaruh terjadinya banjur. Mempengaruhi pembusukan di aliran sungai. Lubang-lubang aliran sungai terhambat. Dengan pembersihan dan sampah diolah BBJP ini akan memberi sumbangsih lebih besar dalam mengatasi banjir,” tutupnya.

Baca juga  Polres Pangkalpinang Lakukan Pengamanan Pawai Baris Berbaris HUT RI Ke 77

Manager Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Bangka Belitung Umar Farouk Andy Saputro mengatakan meskipun pengelolaan sampahnya masih terbatas, namun dia berharap BBJP menjadi salah satu alternatif untuk pengelolaan sampah sehingga masalah persampahan berangsur ada solusi.

“Ini menjadi salah satu pilihan sampai hari ini karena sudah terbukti berjalan,” ucap Umar.

Pengolahan sampah menggunakan BBJP sementara hanya untuk sampah organik. Umar berharap masyarakat dapat memilah sampah berdasarkan jenisnya sehingga mempermudah proses pengolahan di BBJP.

Pembangunan BBJP ini merupakan yang kelima di Indonesia dari delapan rencana pilot project.(Red\Diskominfo pgk).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *