media online ukuran baru
Ads Bangka Selatan
Ads Bangka Tengah
Ads Bangka Barat
previous arrow
next arrow
300 DAPIL 1 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 3 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 2 500X300 LOBANG SAJA
300 DAPIL 4 500X300_2 PCS LOBANG SAJA
previous arrow
next arrow

Operasi Lilin 2022, Polres Bangka Barat Pastikan Nataru Aman

KOPPINEWS.ID,BABAR- Kapolres Bangka Barat melakukan Pengecekan ke sejumlah Gereja dan Pelabuhan Tanjung Kalian mentok, pengecekan ini untuk memastikan pelaksanaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 dapat berjalan dengan Aman, Sabtu 24 Desember 2022

Kegiatan itu dilaksanakan untuk memberikan pengamanan selama pelaksanaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru). personel gabungan yang disiagakan, mulai Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, BPBD maupun senkom

Kapolres Bangka Barat AKBP Catur Prasetiyo SIK mengatakan, operasi lilin berlangsung selama 11 hari mulai 23 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023, selama operasi lilin ini beliau juga memastikan untuk wilayah Bangka Barat semoga aman dan kondusif kedepannya

Pada operasi lilin kali ini kepolisian mengedepankan tindakan preventif, preemtif dan represif. Tujuannya memastikan rangkaian kegiatan Nataru berjalan dengan baik, aman, dan lancar.

Kapolres Bangka Barat menyatakan, ada empat obyek yang menjadi sasaran operasi yaitu orang, barang, tempat dan kegiatan.

“Orang, berarti mereka yang melaksanakan kegiatan atau orang yang lalu lalang natalan. Tempatnya gereja maupun tempat wisata. Kemudian barang, yang dibawa baik kendaraan, handphone dan lainnya.
Serta kegiatan seperti natalan, ibadah dan kegiatan wisata yang melakukan wisata di Kabupaten Bangka Barat” ujarnya.

Kapolres menegaskan, pada operasi lilin Menumbing 2022, Polres Bangka Barat mendirikan empat pos pengamanan dan pelayanan. Yaitu satu pos pelayanan di pelabuhan Tanjung Kalian, Kemudian tiga pos pengamanan, linbung, parit tiga, kelapa.

Meski begitu pada momen Nataru ini, Ia menghimbau masyarakat agar tidak terlena dengan dibukanya kelonggaran aturan yang diberlakukan pemerintah. Artinya, protokol kesehatan (prokes) harus tetap diterapkan.(Red\Humas).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *